Tanaman Obat @Lidah Buaya

LIDAH BUAYA
Aloe vera L.

KLASIFIKASI : Lidah buaya disebut Aloevera L atau Abarbadensis Mill.,Aloe vulgaris Lamk. Termasuk ke dalam famili tumbuhan Liliaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah letah buaya (Suda) atau ilat baya (Jawa).

SIFAT KIMIAWI : Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain :
– Aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, aloenin dan aloesin.

EFEK FARMAKOLOGIS : Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat; pahit, dingin. Berfungsi sebagai Anti radang, pencahar (laxative), parasitide. Herba ini masuk meridian hati dan pankreas. Memperbaiki pankreas.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN : Daun, bunga, akar dan pemakaian segar.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman-pengalaman turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Kencing manis (DM). 1 lembar lidah buaya dicuci bersih, buang durinya, dipotong-potong, rebus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1,5 gelas. Minum 3 x ½ gelas sehabis makan.
2. Batuk rejan. Daun sekitar 15 – 18cm, direbus dan ditambah gula, minum.
3. Syphilis. Bunga lidah buaya ditambah daging, rebus, minum.
4. Cacingan, susah buang air kecil. Akar kering 15-30 gr, direbus, minum.
5. Luka terpukul, luka dalam (muntah darah). Bunga kering 10– 15 gr, direbus, minum.
6. Kencing darah. Daun lidah buaya 15 gr diperas, ditambah 30 gr gula, tambah air beras secukupnya, minum.
7. Wasir. Daun setengah, dibersihkan durinya, dicuci, parut. Tambah ½ cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu, hangat-hangat dimakan, sehari 2 kali.
8. Sembelit. Daun separuh, cuci, buang kulit dan durinya. Isi dicincang, seduh dengan ½ cangkir air panas tambahkan 1 sendok makan madu, hangat-hangat dimakan, sehari 2 kali.

Kontra Indikasi : Wanita hamil atau sedang haid, penderita gangguan sistem pencernaan dan penderita diare, ilarang makan obat ini.
Catatan : Bila akan dikombinasikan dengan obat lain maka bahan ini jangan direbus tetapi harus dibuat pil atau bubuk.

Sumber Tulisan : dari berbagai sumber




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: